Cara Agar Siswa Tertarik Untuk Belajar IPA Melalui Percobaan Biologi Sederhana


Cara Agar Siswa Tertarik Untuk Belajar IPA Melalui Percobaan Biologi Sederhana

Biologi merupakan pelajaran yang menarik untuk dipelajari, akan tetapi tidak semua pelajar menyukainya. Untuk itu cara membuat siswa baik SMP maupun SMA tertarik dengan pelajaran biologi adalah dengan melakukan percobaan biologi sederhana yang dapat dilakukan oleh semua siswa agar meningkatkan minat terhadap pelajaran biologi. Belajar biologi melalui praktek atau percobaan merupakan cara yang sangat bagus dari pada memberikan materi di kelas. Dalam hal ini kita bisa menggunakan beberapa kasus percobaan biologi sederhana kepada siswa, di bawah ini merupakan macam-macam percobaan biologi sederhana diantaranya sebagai berikut.

  1. Mengamati Bakteri
  2. Dari judulnya setelah kita baca mungkin kita akan berikiran bahwa percobaan biologi kali ini akan sulit, ternya tidak. Percobaan ini adalah percobaan biologi sederhana yang dapat dengan mudah memperkenalkan beberapa jenis bakteri kepada siswa.

    Alat dan Bahan

    • Mikroskop
    • Yogurt
    • Cangkir kosong
    • Air
    • Pipet tetes
    • Glass objek
    • Kaca penutup

    Prosedur Percobaan

    Pertama yang harus kita lakukan adalah mengambil sedikit yogurt sekitar setengah sendok teh kemudian masukan ke dalam cangkir yang bersih tadi, selnjutnya tambahkan air sebanyak 2 sendok teh. Campurlah yogurt dan air tadi sehingga akan tercipta suatu larutan homogen. Setelah itu kita gunakan pupet tetes untuk mengambil yoghurt, berikan setetes pada glass objek, pastikan kita mengambil tidak lebih dari setetes. Kemudian tempatkan kaca penutup pada tetesan yoghurt tadi. Sekarang glass objek sudah siap untuk diamati dengan menggunakan mikroskop.

    Kesimpulan Percobaan

    Seringkali yoghurt itu diproduksi secara komersial termasuk bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. kita bisa memberitahu para siswa mengenai bakteri ini yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi tubuh kita dan juga tidaklah berbahaya seperti halnya dengan bakteri lain.

  3. Bunga Cantik Warna-Warni
  4. Percobaan ini merupakan percobaan sederhana tapi sangat menyenangkan, di sini siswa akan diajarkan mengenai sistem penyerapan air yang terjadi pada tanaman.

    Alat dan Bahan

    • Secangkir air
    • Pewarna makanan
    • Bunga dan tangkainya
    • Labu bersih kosong

    Prosedur Percobaan

    Pertama kita akan mencapurkan pewarna makan ke dalam air. Kita harus memastikan bahwa warna harus larut dengan baik di air. Sekarang kita tuangkan air yang diberi warna tadi ke dalam labu. Kita pastikan lagi bahwa labu sudah bersih dan tidak ada kotoran di permukaannya.Kemudian kita ambil bunga yang ada tangkainya utuh tadi dan di letakkan di dalam labu, sehingga setengah dari batang atau tangkai bunga tadi terendam air. Selanjutnya kita letakkan labu yang terdapat sinar matahari yang cukup. Di waktu ini siswa harus mengamati bunga dalam waktu tertentu.

    Kesimpulan Percobaan

    Air sangat dibutuhkan tanaman untuk bertahan hidup, percobaan biologi sederhana ini bisa menunnjukan bagaimana proses air diserap oleh tangkai bunga dan diedarkan atau didistribusikan ke seluruh tanaman dau dan juga bunga.

  5. Kandungan Boraks dalam Makanan
  6. Ini merupakan percobaan biologi unik, boraks merupakan kandungan garam Natrium Na2B4O7.10H2O yang sering digunakan dalam bahan industri nonpangan seperti industri kertas, gelas, pengawet kayu, antiseptik dan masih banyak lagi. Borak termasuk bahan beracun dan sangat berbahaya bagi manusia jika mengkonsumsinya. Pasalnya di jaman sekarang ini banyak makanan yang menggunakan boraks, untuk itu di sini kita akan belajar melakukan percobaan biologi sederhana menguji kandungan boraks dalam makanan. Tidak sulit untuk melakukannya, mari kita pelajari bersama di bawah ini.

    Alat dan Bahan

    • Pisau
    • Sample bakso
    • Pipet tetes
    • Air kunyit
    • Mie
    • Kerupuk
    • Boraks

    Prosedur Percobaan

    Sebelum kita melakukan pengujian borak pada makanan, terlebih dahulu yang harus kita lakukan adalah pengujian borak, caranya dengan meneteskan kunyit pada borak. Kita tunggu beberapa saat maka borak akan berwarna merah kecoklatan. Mari kita lakukan cara yang sama terhadap pentol bakso yang kita curigai mengandung boraks. Pertama pentol bakso dilumatkan lalu di angin-anginkan sebentar saja. Kemudian kita tetesi pentol bakso dengan air kunyit. Tunggu beberapa saat, kurang lebi 5 menit. Amatilah perubahan warnanya. Lakukan juga cara yang sama terhadap makanan yang diduga mengadung boraks, dan catalah hasi pengamatan.

    Kesimpulan Percobaan

    Bahan makanan jika ditetesi dengan air kunyit akan mengalami perubahan warna menjadi merah kecoklatan itu manandakan bahan makanan tersebut mengandung boraks. Mengapa makanan tersebut berubah warna merah kecoklatan? Hal itu di karenakan kunyit mengandung kurkumin, sedangkan boraks mempunyai sifat basa yang efeknya jika boraks kita campur dengan kurkumin maka akan menghasilkan senyawa baru yang biasa disebut dengan boro kurkumin yang mempunyai warna merah kecoklatan.

  7. Kalsium pada Tulang
  8. Ini percobaan biologi yang menarik, pada percobaan kali ini kita akan menunjukkan percobaan biologi bagaimana kalsium dan kolagen adalah 2 elemen yang sangat penting yang sangat diperlukan untuk menjaga tulang agar tetap kuat dan fleksibel. Jika salah satu dari dua elemen tersebut ada yang kurang pada tulang, maka kemungkinan akan terjadi bahwa tulang kita bisa kehilangan kekuatan dan juga tingkat fleksibilitas. Kurangnya kekuatan bisa mengakibatkan tulang mudah patah, sedangkan kurangnya fleksibilitas bisa mengakibatkan terjadinya penekukkan pada tulang. Dengan adanya percobaan biologi ini juga akan serta mendorong siswa untuk minum susu lebih banyak agar kalsium dan kolagen mereka tercukupi, selain itu juga di tambah makan sayuran.

    Alat dan Bahan

    • Tulang paha ayam - 2/siswa
    • Cuka
    • Wadah plastik serta

    Prosedur Percobaan

    Sangat bagus untuk siswa membersihkan tulang terlebih dulu secara menyeluruh sebelum dibungkus dalam wadah plastik dan tempatkan tulang dalam lemari es beberapa hari untuk persiapan percobaan di sekolah. Mintalah siswa menempatkan tulang paha mereka dalam 2 wadah plastik dan memberinya menandainya dengan memberi label, yaitu dengan memberi label wadah Cuka dan Oven.

    1. Dalam wadah berlabel Cuka
    2. Pertama tempatkan tulang ke wadah plastik dan rendam dengan cuka, kemudian tutup wadah tersebut dengan rapat. Biarkan tulang tadi di sekolah selama 3 hari. Setelah 3 hari buanglah air cuka dan lap lah tulang dengan lembut.

    3. Dalam wadah berlabel Oven
    4. Sangat dianjurkan bagi siswa menggunakan sarung tangan saat menangani tulang, karena akan sangat panas ketika memanggang tulang. Panggang tulang pada oven dengan panas 250 derajat selama kurnag lebih 3 jam, keluarkan tulang dari oven dan biarkan sampai tulang dingin.

    Kesimpulan Percobaan

    Siswa akan tahu bahwa tulang yang telah direndam dalam cuka akan memiliki tekstur lunak saat disentuh. Hal ini di karenakan adanya kandungan asam cuka yang memecah kalsium. Dengan kata lain tulang akan rapuh dan akan mudah patah di karenakan kalsium dan kolagen pada tulang memecah. Intinya dari percobaan ini adalah bahwa kalsium dan kolagen keduanya mempunyai peran penting agar tulang kita tetap kuat dan kokoh.


Demikian tadi pembahasan kita mengenai percobaan biologi sederhana yang dapat menambah ilmu pengetahuan bagi kita, semoga dapat bermanfaat dan bisa menjadi daya tarik sehingga siswa lebih menyukai pelajaran IPA khususnya Biologi.